KISAH DAN HIKMAH SURVIVAL DI HUTAN

•Agustus 5, 2009 • 8 Komentar
Camp Survei : Lokasi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Langkat Sumut

Camp Survei : Lokasi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Langkat Sumut

SURVIVAL 1
Mengapa orang yang tersesat di hutan mati ? Karena dia putus asa. Ya, putus asa membuatnya tidak mau berusaha mencari jalan. Putus asa juga membuatnya diselubungi prasangka buruk. Putus asa membuat dia mati sebelum berusaha.

Kita juga akan merasa mati, tidak berkembang, patah harapan dan hilang semangat karena putus asa. Putus asa mematikan seluruh potensi yang sebenarnya sangat besar yang ada pada diri kita. Karena itu, Tuhan pun sangat melaknat orang yang berputus asa, seperti Dia melaknat orang yang bunuh diri. Ya, bunuh diri adalah puncak keputus asaan.

SURVIVAL 2
Mengapa orang yg berjalan di belantara rimba bisa tersesat? Karena dia merasa sudah banyak tahu dan paling tahu, padahal rimba banyak menyimpan misteri.

Merasa banyak tahu dan paling tahu sebagai wujud merendahkan kondisi yang ada di sekitarnya. Banyak orang yang kemudian terjebak oleh perasaan banyak tahu dan paling tahu sehingga kurang persiapan dan menganggap sepele tantangan yang ada.

Kurangnya persiapan membuat kondisi yang tidak diperhitungkan menjadikan dia “tersesat” dan gagal. Sikap paling tahu pulalah yang menyebabkan orang menyepelekan orang lain atau kondisi/lingkungan yang padahal dia tidak memahaminya. Ya sikap merasa banyak tahu da paling tahu benar-benar menyesatkan, tidak hanya diri sendiri tapi juga orang lain

SURVIVAL 3
Mengapa orang yang 5 hari tersesat di hutan sendirian tanpa bekal masih bisa bertahan hidup? Karena ia mengerahkan semua kemampuannya (makan dedaunan, berlindung di gua kecil dekat aliran sungai dan terus berdoa) untuk bertahan hidup meski tanpa tahu apakah ada yang menemukannya atau tidak.

Lima hari bukanlah waktu yang singkat bagi seseorang yang hilang di gunung dan hutan. Namun ketidakputusasaan dia membuatnya bertahan hidup. Dia mengerahkan seluruh kempuannya dan membuang rasa putus asa dalam dirinya. Namun yang paling berperan dalam menyelamatkan dia, yaitu rasa berserah dirinya pada Tuhan dengan cara terus berdoa.

Ya, dia yakin doa akan mengantarkan keinginannya untuk selamat pada Yang Maha Pemberi Petunjuk. Siapa yang tidak akan selamat bila yang membimbing dan menaungi kita adalah Sang Maha Pemberi Petunjuk.

BERSAMBUNG..

PULAU SEMBILAN Part I

•Juli 26, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Hai Dahsyaters..

Apa kabar hari ini ? Dahsyat !

Berikut saya upload dokumentasi kegiatan P3H 2009 di Pulau Sembilan  Ya…Pulau Sembilan, pulau kenangan bagi mahasiswa Departemen Kehutanan USU.  Banyak kenangan yang tersimpan dan terkenang di Pulau ini.  Kenangan P3H, makanannya yang sedap, masyarakatnya yang ramah dan bersahabat, mangrove nya yang luas, hasil lautnya yang melimpah dan pantainya yang Indah.  Banyak orang yang berkunjung ke Pulau Sembilan ingin kembali berkunjung untuk kedua ketiga hingga berkali-kali.  Apalagi bagi mahasiswa Departemen Kehutanan USU, pulau ini merupakan laboratorium alam khususnya untuk mempelajari eksosistem mangrove.  Nah simak gambar-gambar berikut :

Pasukan P3H, Hitam Orange

Pasukan P3H, Hitam Orange

Menyebarangi Tambak untuk Menanam

Menyebarangi Tambak untuk Menanam

Darmaga Pulau Sembilan, Tempat Menikmati Laut

Darmaga Pulau Sembilan, Tempat Menikmati Laut

Semua ikut Menanam, Dosen dan Mahasiswa

Semua ikut Menanam, Dosen dan Mahasiswa

Berpose setelah Capek Menanam

Berpose setelah Capek Menanam

Pendidikan Lingkungan, Bermain di Alam bersaa Bolang

Pendidikan Lingkungan, Bermain di Alam bersama Bolang

Anveg di Hutan Mangrove, Kegiatan paling ditunggu dan berkesan

Anveg di Hutan Mangrove, Kegiatan paling ditunggu dan berkesan

BERSAMBUNG…..

RENUNGAN DARI DAHSYATNYA POHON

•Juli 20, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

HIKMAH DARI POHON

Hikmah 1.

Contohlah POHON, manusia hanya merawat dengan menyiram air dan sedikit pupuk, tapi pohon MEMBERI sangat banyak. Pohon memberi naungan, udara segar, perlindungan dari angin dan hujan, menyimpankan air, memegang kuat tanah, memberi ruang hidup yang nyaman pada makhluk tanah dan menampilkan keindahan arsitekturnya. Pemberiannya terbaik pohon adalah BUAH dimana semua yang terbaik tersimpan di dalamnya (buah).

Hikmah 2.

Contohlah POHON, hidup di udara berasap, polusi dan pengap namun bisa MEMBERI kesegaran udara, menyerap kotoran dan membersihkan racun.

Hikmah 3.
Contohlah POHON, kalian lempari ia dengan batu, ia akan membalas dg MEMBERI kalian BUAH.

Hikmah 4.
Contohlah POHON hutan yg besar. Ia menguasai matahari dg tajuknya yg lebat, mengusai air dan hara dg akarnya yg dalam dan lebar dan menguasai tempat tumbuh dg batangnya yg tinggi dan kokoh. Kekuasaannya ternyata untuk kenyamanan dan perlindungan makhluk hidup lain dan lingkungannya. Belajarlah dari POHON yg berkuasa untuk tujuan MEMBERI lebih banyak dan lebih baik.

Hikmah 5.
Contohlah POHON, menggugurkan daun-daun tua untuk diberikan kepada makhluk tanah dan dimanfaatkan oleh dirinya sendiri. Sebab bila daun tua tidak digugurkan maka pertumbuhan bagian lain dari pohon akan terganggu. Membuang daun tua adalah membuang masalah dan meningkatkan produktifitas Pohon dan bisa BERBAGI DAN MEMBERI manfaat bagi lingkungan. Belajarlah dari POHON, segera selesaikan masalah untuk meningkatkan produktifitas diri dan bisa MEMBERI bagi lingkungan. Bagaimana bisa MEMBERI bila diri ini tidak produktif dan jadi beban bagi orang lain.

Achmad Siddik Thoha

achmadsiddik@hotmail.com

ARAS NAPAL Part II

•Juni 30, 2009 • 6 Komentar

Salam Rimba

Hi Dahsyaters….

Berikut upload gambar-gambar lanjutan Aras Napal.  Banyak obyek menarik P3H di aras napal.  Bahkan semangat Aras Napal sangat terasa dengan nikmatnya ramuan Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack).  Tanpa mengurangi petualangan mengarungi laut di Pulau Sembilan, pengalaman lapangan di Aras Napal perlu tetap kita ingat.

Penyuluhan Perlebahan di Aras Napal.....MC aja kok

Penyuluhan Perlebahan di Aras Napal.....MC aja kok

Makhluk Endemik...Bukan Orangnya tapi Daun Sang-nya

Makhluk Endemik...Bukan Orangnya tapi Daun Sang-nya

Aba-aba sebelum Nyebrang Sungai Besitang (dalam gak ya...)

Aba-aba sebelum Nyebrang Sungai Besitang (dalam gak ya...)

Aras Napal Kloter Kedua....Dari Hulu Ke Hilir Basah Kuyup

Aras Napal Kloter Kedua....Dari Hulu Ke Hilir Basah Kuyup

Tetap Senyum walau melewati tantangan Berat...Berendam Terus

Tetap Senyum walau melewati tantangan Berat...Berendam Terus

Menelusuri Jalur Treking...Mencatat Jejak Peserta yang Lemes

Menelusuri Jalur Treking...Mencatat Jejak Peserta yang Lemes

Masih banyak gambar lainnya.  Silahkan kirim Gambar kalian langsung ke Koordinator P3H atau upload ke grup FB RIMBAWAN DAHSYAT.

Salam Dahsyat…

AST

Teruntuk The Dahsyaters 2009 : ARAS NAPAL Part I

•Juni 29, 2009 • 1 Komentar

Apa Kabar Hari Ini ?
Dahsyaaaaat…

Demikian slogan P3H 2009 yang memotivasi seluruh peserta, asisten, dosen dan masyarakat setempat menjalani dan mendapatkan kesan di P3H. Tak terasa sudah hampir usai rangkaian P3H 2009. Laporan sudah dibuat, ujian tinggal menunggu dan setelah itu nilai keluar. Namun kita yakin kesan, pesan, semangat dan kebersamaan selama P3H tetap akan membara di dada kita.

Untuk tetap menyalakan semangat dahsyat kita, berikut saya coba upload beberapa Gambar yang menyegarkan kita :

ARAS NAPAL

Pasukan Bentang Tali dan Ngitung Tumbuhan (Anveg)

Pasukan Bentang Tali dan Ngitung Tumbuhan (Anveg)

ANTRI DI PINTU RIMBA ARAS NAPAL...Macet Woi

ANTRI DI PINTU RIMBA ARAS NAPAL...Macet Woi

Awas, ada gajah di Belakangmu (UPG dan Ekowisata)

Awas, ada gajah di Belakangmu (UPG dan Ekowisata)

Salah satu biodiversity di Aras Napal (Bukan orangnya tapi Jamur)

Salah satu biodiversity di Aras Napal (Bukan orangnya tapi Jamur)

Nyebrang Sungai Besitang...Makanan Harian

Nyebrang Sungai Besitang...Makanan Harian

Mengajarlah disini Nak...kami butuh guru kayak Kalian (pendidikan Lingkungan di Aras napal Kiri)

Mengajarlah disini Nak...kami butuh guru kayak Kalian (pendidikan Lingkungan di Aras napal Kiri)

Bersambung….

KONDISI UMUM ARAS NAPAL DAN PULAU SEMBILAN

•Juni 2, 2009 • 5 Komentar

GAMBARAN UMUM LOKASI PRAKTEK

Oleh: Achmad Siddik Thoha, S.Hut. M.Si.

ARAS NAPAL

Letak dan Aksesibilitas

Aras Napal merupakan sebuah dusun yang berbatasan langsung dengan Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).  Secara administratif, aras napal terletak di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Dusun Aras Napal terbagi dua yaitu Dusun Aras Napal Kiri yang berada di sebelah kiri Sungai Besitang bila berangkat dari Hilir dan Dusun Aras Napal Kanan si sebelah kanan Sungai Besitang.

Aras Napal berjarak sekitar 125 Km dari Medan ke arah perbatasan Kabupaten Langkat dan Aceh Tamiang Propinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Lokasi hutan Aras Napal dapat ditempuh dengan mobil atau bus hingga di Tekong Pantai Buaya Desa Bukit Mas.  Untuk menuju ke dusun Aras Napal perjalanan dilanjutkan dengan memakai boat/perahu mesin menyusuri Sungai Besitang sejauh 8 km atau sekitar 45 menit.  Jalur lain menuju dusun Aras Napal yakni dengan menyebrangi sungai Besitang dengan getek (perahu penyebrangan) kemudian dilanjutkan dengan naik ojek (sekitar 20 menit) atau berjalan kaki (sekitar 45 menit) sejauh 4 km melintasi perkebunan sawit, ladang masyarakat dan batas hutan TNGL.

Kondisi Biofisik

Kawasan hutan Aras Napal termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Seksi Besitang dan Resort Sei Betung.  Di kawasan TNGL Aras Napal dijumpai hutan primer dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi baik Flora maupun Fauna. Di hutan tropis ini hidup spesies satwa langka yaitu Orang Utan (Pongo Pigmeus), Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus)  dan beberapa satwa yang masuk dalam kategori satwa dilindungi seperti Kedih (Presbytis thomasi) dan Rangkong (Buheros rhinoceros).

Kawasan hutan di Aras Napal termasuk pada tipe Hutan Dataran Rendah dengan ketinggian antara 75-100 m.  Kawasan hutan yang saat ini menjadi Kawasan TNGL dulunya adalah areal konsesi Hak Pengusahaan Hutan PT Raja Garuda Mas (Abdulhadi et al., 1987 dalam Priatna et. al. 2004). Topografi kawasan umumnya dataran landai hingga perbukitan yang landai hingga curam. Iklim di kawasan ini sangat basah tanpa bulan kering dengan tipe iklim A menurut Schmidt & Ferguson, dan hujan rata-rata tahunan sebesar 3500 – 4000 mm (Leuser Management Unit, dalam Priatna et. al. 2004)

Terdapat spesies flora endemik yang hanya ditemukan di hutan Sikundur dekat Desa Aras Napal yakni Daun Sang.( Johannestijsmania altifrons). Daun Sang Pertama kali ditemukan oleh Propesor Teijsman seorang ahli botani dari Belada. Menurut IUCN jenis tumbuhan ini telah masuk dalam Red Data Book sebagai jenis yang terancam punah. Daun Sang adalah termasuk keluarga Palmae, yang memiliki daun tunggal ukuran besar mencapai 3 meter panjang dan lebar 1 meter. Karena ukuran dan daunnya yang kuat, masyarakat setempat dahulu memanfaatkan untuk atap rumah. Jenis ini termasuk tumbuhan yang tidak tahan kena sinar matahari langsung (jenis toleran), lebih sering hidup dibawah naungan pepohonan. Hidup berkelompok membentuk rumpun namun penyebarannya sangat terbatas.

Topografi kawasan, didominasi oleh daratan yang landai hingga sedang. Sungai Besitang yang jernih khususnya saat kemarau membelah hutan dan menawarkan panorama indah. Kondisi Sungai Besitang saat ini nampak keruh airnya dan kanan kiri sungainya mengalami abrasi.  Keruhnya air disebabkan dampak banjir Bandang yang terjadi pada akhir Desember 2006.

Kondisi Sosial Ekonomi

Secara umum masyarakat Aras Napal kiri didiami oleh mayoritas beretnis Jawa sumatera.  Disamping itu, juga terdapat masyarakat dengan etnis Batak Tapanuli, Batak Karo dan Melayu di Aras Napal kiri.  Sedangkan di Dusun Aras Napal Kanan dihuni oleh masyarakat dengan mayoritas etnis Batak Tapanuli.

Sebagian besar masyarakat Aras napal berprofesi sebagai petani.  Kebun masyrakat  dengan tanaman kakao, sawit dan tanaman semusim mendominasi lahan dusun yang berdekatan dengan Hutan.  Sepuluh tahun lalu Aras napal dan Desa Bukit Mas terkenal sebaai daerah penghasil jeruk Pantai Buaya.  Namun karena serangan penyakit, kini tanaman Jeruk Pantai Buaya tidak ditemukan lagi.

Sebagian besar lahan Desa Bukit Mas ditumbuhi tegakan kelapa sawit.  Beberapa perkebunan besar milik swasta. Sedangkan kawasan dusun Aras Napal banyak menggantungkan hidupnya dari lahan pertanian di pinggir hutan TNGL.  Sebagian masyarakat juga ada yang berprofesi sebagai pencari ikan, pengelola sampan/boat, pencari sarang walet, Gaharu dan damar

PULAU SEMBILAN

Aksesibilitas

Pulau Sembilan merupakan nama suatu Desa yang berada digugusan pulau-pulau di Kabupaten Langkat.  Desa P Sembilan berdekata dengan selat malaka dan merupakan salah satu tujuan wisata utama di Kabupaten Langkat. P Sembilan secara Administrasi terletak di Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat. Desa ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat hingga pelabuhan penyebrangan di Pangkalan Susu yang terletak sekitar 90 km dari Kota Medan. Jarak PulauSembilan  dengan ibu kota kecamatan p susu sejauh 6 km.

Setelah tiba di Pangkalan Susu, maka boat atau perahu penyebrangan dengan kapasitas maksimum 30 orang dapat mengangkut orang yang akan menuju P Sembilan.  Dengan hanya membayar Rp. 3.000,- maka sampailah para penumpang perahu di Desa yang cukup terkenal luas di Sumatera Utara ini. Terdapat pulau yang bersebelahan dengan Desa P Sembilan yaitu Pulau Kampai (Gambar 1.) dimana terdapat tempat wisata alam yang indah yaitu Pantai Beraweh. Pantai Beraweh terkenal dengan pemandangan laut dan pasir putih yang khas dan ramai dikunjungi masyarakat lokal.

Kondisi Biofisik

Luas PulauSembilan 24,00 km2  atau 8.84% dari total luas kecamatan pangkalan susu. Di Pulau ini terdapat hutan mangrove yang mengelilingi pulau dan tumbuh ekosistem pesisir.  Tanaman bakau, api-api, buta-buta, nipah bisa dijumpai dengan mudah di pesisir P Sembilan lahan pasang surut air laut.  Selain itu dijumpai pula ekosistem lahan kering yang dimanfaatkan masyarakat untuk aktifitas pertanian tadah hujan maupun pengairan. Kondisi air tanah masih cukup baik dimana tidak ditemukan adanya air sumur yang asin atau terkena intrusi air laut.

Hutan mangrove yang masih tersisa di P Sembilan termasuk dalam hutan sekunder.  Hutan yang masih tersisa tersebut tidak masuk dalam kawasan hutan negara, melainkan lahan milik mmasyarakat.  Namaun, sebagian masyarakat memelihara tegakan mangrove khususnya yang terletak pada areal kawasan lindung seperti kanan kiri sungai dan tepi pantai.

Kondisi Sosial Ekonomi

PulauSembilan  luas 24,00km2, jumlah penduduk  2.159 jiwa dan kepadatan penduduk 89,96 jiwa/km2, dengan rincian laki-laki berjumlah 1.107 jiwa dan perempuan 1.052 jiwa. Desa ini termasuk dalam klasifikasi desa swasembada. Mata pencaharian masyarakat antara lain petani, nelayan, kerajinan tangan dan pegawai negeri. (BPS, 2005)

Menurut BPS (2005) banyaknya tempat tinggal di desa ini sebanyak 275 rumah permanen, 95semi permanen, 205sederhana.  Sarana pendidikan yang ada  hanya satu Sekolah yaitu Sekolah Dasar.  Masyarakat dengan mata pencarian pertanian sebanyak 250 KK, penggalian/tambang 13 KK dan konstruksi 4 KK.

eLuas berdasarkan penggunaan tanah, tanah sawah yaitu 198 ha, tanah kering seluas  346 ha, bangunan dan pekarangan seluas 63 ha dan lainnya 1793 ha.

Di P Sembilan tersebar pantai-pantai yang sabgat potensial untuk dikembangkan menjadi obyek Ekowisata.  Sayangnya, potensi tersebut belum tergarap.  Masyarakat masih tertumpu pada pengembangan budidaya ikan kerambah dan mutiara serta pengolahan kulit kerang.

DAFTAR PUSTAKA

Dephut.  2009.  Identitas Flora dan Fauna. www.dephut.go.id/informasi/propinsi/SUMUT/ID_FloFauSumut.html [27 Mei 2008]

BPS.  2005.  Kecamatan Pangkalan Susu dalam Angka.  Badan Pusat Statistik KSK Pangkalan Susu Kabupaten Langkat.  Langkat.

PRIATNA, D.; KARTAWINATA, K.; ABDULHADI, R. 2004. Recovery of a lowland dipterocarp forest twenty two years after selective logging at Sekundur, Gunung Leuser National Park, North Sumatra, Indonesia. Reinwardtia 12 (3): 237–255

CARA DOWNLOAD CITRA LANDSAT

•Mei 18, 2009 • 2 Komentar

Dear All khususnya Mahasiswa Dep. Kehutanan USU yang rajin,

Berikut upload file petunjuk pembuatan laporan tugas kuliah PJJ dan petunjuk download citra landsat.

TUGAS KULIAH PENGINDERAAN JARAK JAUH

CARA MENGUNDUH CITRA LANDSAT DARI SITUS

Bila ada problem, silahkan beri comment atau email ke achmadsiddik@hotmail.com

Smoga bermanfaat.

Salam
Achmad Siddik thoha

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.